Cersex | Aku Kewalahan Menghadapi Permainannya

Posted on

CERSEX, CERITA SEX, CERITA SEX ABG, CERITA SEX TERBARU, CERSEX ABG, CERSEX TANTE, CERSEX TERBARU MEI 2017, PENJAHATKELAMIN, BANDITKELAMIN, CERSEX PENJAHAT, FILM BOKEP, FILM BOKEP INDO, FILM BOKEP BARAT, FILM BOKEP ASIA, FILM BOKEP KOREA, FILM SEMI KOREA, FOTO PANAS, FOTO MODEL KOREA, FOTO MODEL JEPANG, FOTO BUGIL, FOTO BUGIL MODEL KOREA, FOTO BUGIL MODEL JEPANG.

Penjahatkelamin – Saya terbangun karena merasa ada yang mengelus-elus payudara saya, dia sedang memandangi saya sambil mengelus-elus payudara saya,


“Udah pagi ya mas” kata saya setengah ngantuk.

“Belum. Baru jam 5, masih bisa satu ronde lagi ya Nis” jawabnya.

Luar biasa dia ini, gak ada puasnya menyetubuhi saya. Saya dipeluknya dan bibir saya diciumnya, saya membalas memeluknya. penisnya mulai saya remas-remas sehingga terasa kembali mengeras. Terus saja saya remas-remas sampai jadi keras sekali. Dia sudah siap menyodok vagina saya lagi. Saya bangun dan mulai mengisap batang penisnya. Dia merubah posisi menjadi 69 sehingga bisa mengakses vagina saya. Vagina saya dijilatinya, saya mengangkangkan paha saya sehingga dia bisa menjilati klitoris saya. Isepan saya menjadi melemah karena serangan fajarnya di vagina saya.

“Mas , subuh subuh gini udah ngasih kenikmatan lagi buat Nisa” kata saya sambil mengocok-ngocok penisnya.
“Mas, Nisa udah napsu banget, dimasukin lagi dong mas” pinta saya.

Dia juga sudah sangat bernafsu juga, segera saya ditelentangkan, dinaiki dan penisnya ditancapkan lagi ke vagina saya, kemudian mulai disentakkan keluar masuk. Sebentar saja seluruh penisnya sudah menancap kembali di vagina saya, enjotannya tambah cepat dan keras.

“Enak banget mas” erangku.

Dia terus saja menggenjot vagina saya dengan penisnya. Akhirnya kembali saya mengejang keenakan,
“Mas , Nisa nyampe mas. Mas pinter amat sih nyodok memek Nisa, sebentar aja Nisa udah nyampe” lenguh saya.
Dia terus saja mengenjotkan penisnya keluar masuk. Cukup lama dia mengenjot vagina saya dengan penisnya sampe akhirnya saya nyampe lagi,

“Mas Nisa nyampe lagi mas, mas lama banget sih keluarnya, Nisa udah lemes banget mas” erangku.
Dia terus saja mengenjot vagina saya sampe akhirnya,

“Nis, aku mau keluar…”

Dia menancapkan penisnya dalam-dalam di vagina saya dan terasa semburan spermanya di vagina saya.
“Nikmat banget ngentotin kamu Nis, vagina kamu bisa kedutan, rasanya kaya diemut sama mulut kamu” katanya.
Kemudian dia mencabut penisnya dari vagina saya dan berbaring disebelah saya.

“Nis, nanti sore kita lanjut lagi yuk, kita main semalem lagi” katanya.

“Dimana mas?”

“Ya ditempatku lah. Kalo nginep semalem lagi kan mencolok, kelihatan sama temenku”

Saya hanya tersenyum dan akhirnya tertidur lagi dipelukannya.

Hari itu saya mengiktui training dengan lesu, maklum aja semaleman “dihajar” sampai klimaks berkali-kali, pastinya ngantuk dan lemes. Presentasi kelompok diskusi saya, saya hanya terdiam saja menjadi pendengar. Selesai training, saya ikut mobilnya. Di perjalanan kami mengisi perut dulu karena memang sudah waktunya, setelah itu baru ke apartmentnya. Saya duduk disofa. Dia masuk kamar mandi, ketika keluar hanya mengenakan celana pendek dan t-shirt, badannya masih tegap. Dia mengambilkan saya soft drink dingin, lalu membukakan untuk saya. Saya meminumnya.

“Mau mandi yang?” tanyanya sambil memeluk saya.

Saya diciumnya, tangannya segera meremas-remas payudara saya kembali. Nafsunya bukan main. Segera saya ditelanjanginya, payudara saya diciuminya dan puting saya diemut-emutnya, segera saja pentil saya mengeras. Tangannya segera saja mengiliki klitoris saya, dia sepertinya mau memanfaatkan waktu seefisien mungkin.
“Mas, kok napsu banget sih sama Nisa?” tanya saya.

“Abis ngentot sama kamu nikmat banget sih” jawabnya.

“Nisa kan juga dapet nikmatnya dipatil lagi sama kontol mas” jawabku.

Kemudian dia melepas celana dan t-shirtnya, dia rupanya tidak mengenakan CD. penisnya sudah ngaceng dengan keras. Dia duduk di ubin didepan saya, kaki saya dikangkangkannya. Badan saya diseretnya sehingga saya setengah rebah di dipinggir sofa. Lidahnya mulai menggesek vagina saya dari atas ke bawah. Klitoris saya menjadi sasaran berikutnya, dijilat, dihisap, kadang digigit pelan, lalu dijilati lagi.

“Mas , enak banget mas… terus mas…” erangku.

Dia terus menjilati klitoris saya sampai saya mencapai klimaks.

“Aaakhh mas… belum dientot Nisa udah nyampe, mas lihai banget deh makan vagina Nisa” kata saya.
Dia berdiri, saya ditariknya supaya duduk. penisnya tepat ada didepan muka saya, segera saja saya genggam dan saya emut kepalanya. Mulut saya mulai mengeluar-masukkan penisnya sambil batangnya saya kocok-kocok dengan cepat dan keras. Dia mengejotkan penisnya pelan dimulut saya seperti sedang mengentoti mulut saya.

Beberapa saat kemudian, dia berbaring di sofa, saya segera menaiki badannya dan menancapkan penisnya di vagina saya, saya sentakkan badan saya kebawah dengan keras sehingga sebentar saja penisnya udah menancap semua di vagina saya. Saya naik turunkan pantat saya dengan cepat sehingga penisnya terkocok oleh vagina saya dengan cepat juga.

“Aakhhh… nikmat banget Nis…” erangnya.

Saya merasa sudah mau nyampe, tapi dia menahan badan saya sehingga saya berhenti mengenjot. penisnya dikeluarkan dari vagina saya, saya disuruhnya telungkup menungging di sofa dan kembali penisnya ditancapkan ke vagina saya dari belakang. Bleesss… penisnya langsung saja menancap semuanya ke vagina saya.
“Aaakhh… nikmatnya…” kali ini saya yang menggerang.

Dia langsung mengenjot vagina saya dengan cepat dan keras. Terasa sekali penisnya menggesek vagina saya, kalau dienjotkan dengan keras terasa penisnya menancap dalam sekali di vagina saya. Makin cepat dienjot makin nikmat rasanya. Tiba-tiba…

“Aaakhh… mas, Nisa nyampe, mas…”

Kenikmatan saya meledak juga akhirnya. DIa terus saja mengenjotkan penisnya keluar masuk dengan cepat sampai akhirnya kembali dia ngecrot.

“Nis, aku keluar… nikmat banget rasanya Nis…” terasa kembali spermanya membanjiri vagina saya.

“Mas, Nisa lemes banget mas, baru sampe apartement udah dientot lagi. Mas gak ada matinya ya…” kata saya sambil tersenyum.

“Ya udah kita mandi terus tidur, besok pagi kita main lagi ya” jawabnya sambil masuk ke kamar mandi.
Saya berbaring saja di sofa sambil istirahat. Selesai mandi, dia keluar masih bertelanjang bulat. Giliran saya mandi. Nikmat berdiri dibawah shower air hangat, apalagi setelah kerja keras barusan. Selesai mandi, dia sudah berbaring diranjang, saya berbaring disebelahnya dan tak lama kemudian saya tertidur.

CERSEX, CERITA SEX, CERITA SEX ABG, CERITA SEX TERBARU, CERSEX ABG, CERSEX TANTE, CERSEX TERBARU MEI 2017, PENJAHATKELAMIN, BANDITKELAMIN, CERSEX PENJAHAT, FILM BOKEP, FILM BOKEP INDO, FILM BOKEP BARAT, FILM BOKEP ASIA, FILM BOKEP KOREA, FILM SEMI KOREA, FOTO PANAS, FOTO MODEL KOREA, FOTO MODEL JEPANG, FOTO BUGIL, FOTO BUGIL MODEL KOREA, FOTO BUGIL MODEL JEPANG.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: